Minggu, 29 September 2013
Berita 'Jihad seksual 13 wanita Tunisia' di merdeka.
Menyimak situs merdeka.com (Jumat, 5/4/2013), yang bersumber dari daily mail ada sebuah berita yang membuat Penulis tergelitik. Hari ini, situs yang yang disebut oleh AM Waskito sebagai Situs recehan ini mengulas tentang jihad Suriah. Tulisan bernuansa esek-esek tersebut berjudul “13 Gadis Tunisia Rela Berjihad Seksual bagi Pemberontak Suriah”.
Berdasarkan fakta di lapangan yang pernah Penulis alami sendiri (terjun langsung di Suriah, bukan sekadar copas berita dari internet), Penulis memberikan beberapa catatan terhadap berita tersebut sebagai berikut:
Anggap saja bahwa berita dari Daily Mail tersebut memang benar, sungguh-sungguh terjadi. Tetapi harus dicatat bahwa kelompok yang disebut sebagai “pemberontak Suriah” tidak satu seragam, satu bendera, satu aliran dan satu pemikiran. Jadi, perlu dijelaskan terlebih dahulu, “pemberontak” yang mana yang terlibat dalam “jihad seksual” tersebut.
Selalu ada rumput yang tumbuh bersama padi. Sebagaimana dalam perjuangan kemerdekaan RI dahulu ada pribumi yang berkhianat, demikian pula bisa jadi selalu ada “penjahat-penjahat” yang turut bergerak mirip Mujahidin (disebut merdeka.com sebagai “pemberontak”). Masalahnya, apakah kelompok ini patut kemudian disebut sebagai kelompok “pemberontak”, atau oknum?
Bukankah Syiah yang Membolehkan Nikah Mut’ah ?
Sejauh yang berinteraksi dengan para “pemberontak” dalam tugas kemanusiaan Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) lalu, Penulis mendapat gambaran bahwa mereka adalah pejuang Sunni, bukan Syiah yang menghalalkan adanya nikah mut’ah (kawin kontrak/kawin sementara) sebagaimana disebut merdeka.com sebagai “jihad seksual” tersebut.
Meski sebagian besar kelompok pejuang berakidah Ahlussunnah wal Jamaah, namun ada juga kelompok Alawiyyin yang turut angkat senjata melawan Bashar Asad. Motifnya bermacam-macam, mulai dari ketidakpuasan ekonomi, ambisi politik, atau pilihan pragmatis. Kelompok Alawiyyin ini dekat dengan Syiah yang memang menghalalkan nikah mut’ah.
Dalam berita tersebut, ditulis adanya fatwa yang menganjurkan “jihad seksual” tersebut. Tetapi tidak jelas siapa yang berfatwa. Ketidakjelasan sumber fatwa patut menimbulkan kecurigaan bahwa fatwa tersebut sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang selama ini menghalalkan perzinaan dengan label kawin sementara, seperti mut’ah.
“Jihad Seksual” dan Kampanye Hitam Syiah untuk Memfitnah Pejuang Ahlussunnah di Suriah
Ketidakjelasan siapa sebenarnya ke-13 gadis Tunisia yang disebutkan telah menjajakan diri dalam “jihad seksual” tersebut. Tunisia adalah sebuah negara dengan penganut Syiah cukup kuat, meski pemerintahannya Sunni. Jangan-jangan ke-13 gadis tersebut adalah Syiah yang memang benar-benar menjajakan dirinya ke sesama kelompok pro-Syiah, entah motif menjalankan “ibadah” mut’ah atau character assassination terhadap Mujahidin Suriah.
Menyusuri sumber yang dikutip merdeka.com yaitu Daily Mail, sumber tersebut selalu menyisipkan tanda kutip untuk menyebut jihad seksual. Tanda kutip tersebut menyiratkan bahwa istilah jihad seksual sebenarnya tidak ada, hanya kreativitas redaksi Daily Mail. Sayang, kecerdasan Daily Mail ini tidak ikut ditiru oleh merdeka.com yang menghilangkan tanda kutip tersebut, sehingga mengesankan bahwa jihad seksual adalah bagian dari jihad.
(bumisyam.com/arrahmah.com)
Fakta Tarian Harlem Shake “Berbahaya”...?
Tarian ini sedang menjadi
tren berikutnya setelah video Gangnam Style yang dipopulerkan oleh Psy, Korea
Selatan. Ada agenda dan umpan Iblis dari tren-tren media & entertainment
semacam ini.
Fakta mengenai Harlem Shake:
1. Diciptakan pertama kali pada tahun 1981 oleh orang
bernama "Al B" (baca: albee), seorang warga di pemukiman Harlem, New
York.
2. Pepatah yang pernah diucapkan Al B (albee) mengenai
tarian ini, "a drunken shake anyway, it's an alcoholic shake, but it's
fantastic, everybody appreciates it." (Sebuah goyangan mabuk, sebuah
goyangan alkoholik, namun fantastis, setiap orang menghargainya.)
3. Al B (albee) menceritakan bahwa tarian ini berasal dari
Mesir kuno, dan mendeskripsikan apa yang para mumi lakukan karena tubuh mereka
terbungkus kain kafan yang melilit mereka. Karena mereka tidak bisa bergerak
bebas, maka mereka bergoyang (shake).
4. Baru-baru ini ada tren dalam bentuk internet meme
berkenaan dengan tarian tersebut, yakni sebuah pertunjukan video sepanjang
30-32 detik yang menayangkan Harlem Shake dalam kesan yang jenaka atau komedi
dan video ini bersifat viral, sehingga banyak orang berlomba-lomba untuk
membuat video yang serupa di Youtube demi mendapatkan hit sebanyak mungkin.
5. Tren video Harlem Shake via internet meme ini terjadi
karena sebuah lagu yang diciptakan seorang DJ bernama Harrison Bauer Rodrigues
(lahir 30 April 1989) dan memiliki nama panggung DJ Baauer.
6. Lagu tersebut terbagi: 15 detik pertama untuk musik yang
mengiringi seorang dengan topeng atau helm yang menari sendirian di tengah
kerumunan orang yang tidak menyadari keberadaannya, sampai bunyi bass menurun;
kemudian 15 detik berikutnya seluruh kerumunan orang tiba-tiba menari secara
acak (shaking) dengan dandanan & cara berpakaian yang kacau, minim dan
"gila" seperti orang yang kerasukan atau mabuk (trance). Dan di detik
terakhir ditutup dengan suara geraman singa.
Kesimpulan:
Selalu
ada orang yang tidak diketahui identitasnya dengan menggunakan topeng atau helm
yang menari di awal, saya menyebutnya sebagai man without soul (manusia tanpa
jiwa) atau lebih jauh lagi itu sebagai kehadiran roh (jahat) yang tak dikenal.
Roh tersebut mendekat dan hinggap pada kerumunan manusia yang sedang jenuh dan
tidak berjaga-jaga, mereka tidak menyadari kehadiran roh jahat tersebut. Karena
tidak berjaga-jaga, diceritakan maka manusia tersebut seperti kerasukan dan
bertingkah aneh-aneh, atau lebih dikenal dengan istilah bermanifestasi.
Jadi
tarian ini adalah ekspresi jiwa yang kosong atau lelah dan seperti hendak
berkata, "Ayo datang, ayo masuk, rasuklah kami, ini jiwa kami,
rasuklah!" Dan terus seperti itu. Memang kelihatan fun, lucu dan kreatif,
namun ini tetap BUKAN tanpa maksud. Ingat yang dikatakan oleh penciptanya tadi,
bahwa ini tarian datang dari perasaan mabuk, alkoholik dan tidak ada kendali
serta kesadaran yang normal, persis seperti orang yang trance atau bahkan kerasukan.
Tidakkah geraman singa itu menegaskan adanya pemangsaan Iblis yang sedang
terjadi?
Sumber: http://windunatha.blogspot.com/ d
Kamis, 26 September 2013
ust Nurdin bicara soal Hikmah Maulid Nabi
Alhamdulillahiladzi arsala
Rosulullahu bilhuda wadinil haq, liyudzhirohu ‘aladinikullihi wakafabilahi syahida.
Ashyhaduanlaa ilaha illalloh wasyhaduanna Muhammadan ‘abduhu warosuluh.
Allohumma sholli ala Muhammadin waala alihi wasohbihi ajmain amma ba’du.
hadirin yang dirahmati Alloh swt, saya pengen tanya nih!
Ada yang tahu tidak ? sudah berapa kali kita memperingati maulid
Nabi kita?, ayo ada yang tahu?, ayo siapa yang tahu?...., tidak ada yang tahu?, sama, saya juga tidak
tahu….!
Barangkali saja maulid Nabi kita sudah diperingati puluhan bahkan sudah ratusan kali.
Kira-kira apa ya, hikmah setelah memperingati Maulid Nabi?
Apakah hanya sekedar menggugurkan kewajiban ketika memasuki bulan
Robi’ul awwal? salman kira khan memperingatinya saja bukan sesuatu yang wajib!, atau hanya sekedar
meramaikan suasana dengan mengumpulkan dana yang besar dengan alasan
syiar Islam kemudian mengundang ustadz kondang atau kiyai kesohor,
kemudian seorang yang telah menghadirinya ditanya, bagaimana sih isi ceramah ustadz atau kiyai semalam?, kemudian dijawabnya malah kiyainya lucu….., atau, ustadnya lucu….
Aduhai ….aduhai…..aduhai….
Lalu apa hikmahnya kita memperingatinya?
Didalam Al-Qur’an kitabulloh surat Al-Ahzab ayat yang ke 21 dikatakan;
Audzubillahiminasyaithonirrojim, Bismillahirohmanirohim.
”Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat)
Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”.
hadirin yang semoga dirahmati Alloh swt,
Lalu
apa hikmahnya?, hikmahnya adalah; kalau kita ingin mendapatkan Rahmat
Alloh ya harus meneladani prihidup Rosululloh mulai dari segi ibadah
mahdzoh maupun tingkah
laku kehidupan kita sehari-hari. Bukan sekedar rame-ramean,
lucu-lucuan, atau sohor-sohoran, bukan begitu biybeh?
Apa
sih pentingnya Rahmat Alloh? Pentingnya Rahmat Alloh adalah menjadi
syarat kita memasuki syurganya Alloh sebagaimana juga yang pernah di
katakan Nabi kita, bukan hanya sekedar tulus dan Ikhlas saja,
sebagaimana yang pernah dinyanyikan oleh band ungu, “
…sesungguhnya manusia takkan bisa memasuki syurga tanpa tulus di hatinya….”
Bapak, ibu yang semoga dirahmati Alloh, jadi, pernyataan lagu tadi kurang lengkap dan masih ngambang, kurang lengkapnya tulus dan ikhlas
adalah salah satu jalan menuju Rahmat,sedangkan ngambangnya siapapun dia, Agama apapun dia bisa melakukan tulus
dan ikhlas didalam hatinya.
Jadi, jika kita ingin sempurna meraih Rahmat Alloh adalah;
Pertama harus tulus dan ikhlas didalam islam, sebagaimana yang dikalamkan dalam Al-Qur’an surat Al-Bayyinah ayat yang ke 5 :Wamaa
umiru illa liyabudulloha muhlisina lahuddin , artinya: Dan tidakklah kami perintahkan kepada mereka kecuali supaya menyembah kepada Alloh dengan ikhlas didalam Dien –nya.
kedua harus Ridho menerima islam sebagai agama anutan,
dan sebagai seorang muslim, sebagaimana dalam salah satu do’a kita “
Rodhitubillahirobba, wabil Islami diina, wabiMuhammadin Nabiya waRosuula” artinya; aku ridho Alloh Tuhanku, Islam Agamaku, dan Rosululloh Muhammad saw sebagai Rosul dan Nabiku.
Yang ketiga harus Itba’
kepada Rosululloh
mengikuti dan meneladani ajarannya, apabila kita sudah melaksanakannya,
tidak mustahil insya alloh kita termasuk orang-orang yang akan
mendapatkan Rahmatnya amin ya Robbal
alamin.
Bapak, Ibu, hadirin yang dimuliakan oleh Alloh swt, sebelum
kita tutup tausyiah ini mari kita sama-sama melantunkan sholawat kepada Nabi, Allohumma sholi wasalim wabarik alaih;
“ Allohumma sholii alaa Muhammad, ya Robbisholli alahi wasalim, Allohummaa shoolii alaa Muhammad yaa Robbi balighul wasiilah “.
Wallohu muafiq Illa aqwamu thoriq
Selasa, 04 Juni 2013
Mantan ketua pasukan khusus "pembunuh" Syeikh Usamah bin Ladin kini jadi banci

Menjadi ketua pasukan khusus yang terlibat dalam operasi “pembunuhan” Syeikh Usamah bin Ladin ternyata membuat Chris Beck depresi.
Chris Beck adalah mantan ketua pasukan khusus angkatan laut Amerika Serikat SEAL, salah satu tim yang mendapat pengakuan internasional sebagai orang-orang yang “membunuh” Syeikh Usamah bin Ladin, seperti dilansir Daily Mail pada Selasa (4/6/2013).
Chris Beck menjabat selama 20 tahun dalam tim SEAL 6 dan pensiun hanya beberapa bulan sebelum serangan Mei 2011 terhadap kompleks Syeikh Usamah.
Ternyata, selama itu Chris menyimpan keinginan untuk menjadi seorang perempuan. Dia mengklaim bahwa hal itu lebih sesuai dengan kepribadian mental dan emosionalnya.
Chris yang kemudian mengubah namanya menjadi Kristen itu sampai menulis sebuah buku dalam upaya untuk menjelaskan kebutuhan transisinya.
Selama bertahun-tahun Chris disebut telah memendam hasratnya dan hidup sebagai seorang tentara yang dihadapkan dengan pertempuran.
Medan pertempuran yang membuatnya depresi sudah dia tinggalkan. Hari-harinya kini dihabiskan di taman yang dia rancang sendiri, taman yang dia sebut sebagai “taman kedamaian”, di halaman belakang rumahnya di St Petersburg, Florida.
Dia juga mengajak para veteran lainnya yang kembali dari Irak dan Afghanistan untuk mengunjungi “taman kedamaian” itu dalam upaya untuk membantu menenangkan mereka dari depresi akibat perang saat mereka kembali ke kehidupan sipil.
“Duduk di halaman belakang atau dekat kolam ikanku, aku tidak lagi merasakan kemarahan, kebencian atau depresi, aku merasa damai,” ujar Chris. (banan/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2013/06/04/mantan-ketua-pasukan-khusus-pembunuh-syeikh-usamah-bin-ladin-kini-jadi-banci.html#sthash.mowYjObG.dpuf
Langganan:
Postingan (Atom)
